Monday, August 29, 2011

Cerpen ke-2 (masuk sbbs)

Monday, August 29, 2011
Berjuang untuk mimpi..
Oleh Heru Prasetiyo

Sragen bilingual boarding school adalah sekolah smaku. Terdapat banyak kenangan antara aku, teman2ku maupun guru2ku. Disekolah ini aku merangkai kehidupan, mimpi2ku, kisah cintaku dan arti kehidupan yang sesungguhnya. Banyak hal terkenang dalam benaku. Sragen bbs my best high school!!

Jalan yang diberikan Allah memang sangat indah. Aku sangat bersyukur sekali. Kenapa tidak, aku bisa belajar disekolah berstandar internasional dengan biaya yang sangat murah. Entah kenapa aku bisa nyasar sampai sragen. Aku sangat berterimakasih kepada guruku, bu endang septiyana yang telah mengenalkan dan membantuku dalam proses masuk sbbs. Sungguh jalan yang diberikan Allah untuk kita akan indah jika kita mampu mensyukurinya.

Ceritaku di sbbs berawal ketika aku diundang oleh guruku, bu endang septiana. Pada waktu itu aku sudah lulus smp. Aku dan teman2ku, andah, fahmi dan raka pc mendiskusikan tentang melanjutkan sekolah sma kami agar kami bisa bersama-sama. Kita sepakat kalau kita mencoba mendaftar di smk cawang, magelang.kita sudah merencanakan dengan matang semua itu. aku tiba dirumah dan mbaku berkata padaku bahwa guruku, bu yana ingin bicara denganku dan menawarkan sebuah sekolah. Aku setuju saja. Keesokan harinya aku dan mbaku pergi ke SDIT zbt, sdku, untuk bertemu bu yana. Kami berbicara panjang lebar, ngalor ngidul.. dan akhirnya terjadi sebuah kesepakatan. Aku menerima tawaran tersebut. Niatku sih cuma mau coba2. Bu yana dengan santainya berkata,

“besok kumpul dirumah saya dan bawa skhu. Besok kita berangkat ke sragen untuk mendaftar..” dia tersenyum padaku.

Spontan aku kaget buanget.!

“apa? Besok? Gua kan belum siap!!” dalam hati aku degdegan dan bingung. Aku mengangguk saja.

Lalu Kami langsung pulang dan membicarakan pada bapak ibuku. Mereka setuju aja dan mendukung sepenuhnya. “bismillah..” kataku dalam hati.

Keesokan harinya aku dan masku menuju rumah bu yana di daerah tamanagung, muntilan. Ternyata aku gak sendiri. Banyak temen2 yang sudah menunggu disana. Salah satu yang kukenal pada saat itu cuman hisyam. Yang laen kalo gak salah ada safik, ariep, dan satu lagi lupa! Alhamdulillah gak sendirian..

Aku masuk kedalam dan kenalan satu sama laen. Aku lebih banyak diem. Kenapa? Emang aku orangnya pendiam and cool. Hehhe. Yang kutahu cuman hisyam, jadi aku ngobrolnya sama hisyam.
Setelah menunggu beberapa saat aku dan teman2 baruku berangkat naik mobilnya bapake sapik. Makasih pik sudah megijinkan numpang.. Di perjalanan, aku banyak diem. Aku sedikit merasa minder karena nilai uan ku cuman dikit. Dibandingkan dengan yang laen nilaiku cukup rendah. Jadi aku gak menyinggung masalah nilai uan. Hehe..

Kami berangkat lewat jogja. Ditengah perjalanan kami bergabung dengan temen satu lagi, namaya apip. Dia pake mobil sendiri. Setelah berkumpul kami sama2 berangkat menuju sragen.. dalam perjalanan aku berfikir panjang.. kenapa aku ada disini??

Dalam perjalanan pencarian sbbs kami sempat nyasar. Di solo seharusnya belok kiri, kami malah lurus menuju sragen kota. Setelah tanya2 akhirnya kami menuju jalan yang benar. Pada saat itu sbbs belum terkenal. Orang sragen tahunya sekolah sbi ato sekolah bupati. Untung saja yang mereka tunjukan benar.
Setelah sampai di depan sbbs kami turun. Memandang sekelililng. Kesan pertama: gersang dan panas!
Kami disambut dan disilahkan duduk diruang tamu (sekarang ruang gm) oleh staf sbbs,( kalo gak salh pak fandy ato pak ari mayang). kami diberikan formulir dan blablabla... Pokoknya banyak. Kami mengisi dengan semangat..

Setelah itu salah satu dari mereka berkata.

“nanti jam satu akan diadakan tes masuk. Ruangannya disebelah sana..” sambil menunjukan sebuah kelas.

Sekarang jam 12.

Mampus! Aku blas gak bukak buku. “Wong diberitahu wingi, mosok ono ngerjain soal mbarang. Asem ik.” Aku langsung stres. Aku tanya hisyam apakah dia sudah belajar, jawabnya sudah. Yang laen juga begitu. Ternyata cuman aku yang gak belajar. Parah. Aku gak menyiapkan untuk ini. Tapi untung aku bawa alat tulis sendiri. Jadi gak ngrepotin yang laen.

Kami masuk kelas. Diberikan soal matematika, bahasa inggris dan psikotes. Sialnya aku duduk di dekat jendela dan pada saat itu sinar matahari masuk. Aku kepanasan, dan tentu saja gak bisa konsen. Dengan pedenya aku kerjakan semua soal. Soale susah puol. Bahasa inggris yang paling susah. Aku cuman menjawab 40%, sisanya ngawur. Setelah beberapa jam akhirnya selesai juga. Lega..

Kami berdiskusi tentang soal yang kami kerjakan. Kami tertawa karena kami banyak yang gak mudeng. Tes selanjutnya adalah wawancara. Wah, berat sekali.. aku ditanya macem2. Yah, aku jawab sekenanya. Ditanya buku apa yang paling disukai? Tak jawab koran. Terus ditanya seberapa sering baca buku, aku jawab akhir2 ini sering. Karena aku inget sama andah, temenku yang jualan koran. Haha.. makasih ndah, berkat kau aku bisa menjawab beberapa soal wawancara.. hehe..

Semua tes selesai.. lega.. tinggal menunggu pengumuman. Deg2an.
Hubungan kami makin akrab, kami ngobrol banyak hal.. sambil menunggu hasilnya kami makan siang di ruang gm. Menunya enak. Nasi sama ayam kayaknya. Satu hal yang paling aku banggakan adalah menggunakan wc gm.. haha..

***

Setelah menunggu lama, akhirnya kami dipanggil. Pengumuman!. Aku deg2an banget. Bagaimana kalau cuman aku yang gak lolos. Pikiran seperti itu hinggap di pikiranku. Yah, biarlah.. yang bisa kulakukan cuman berdoa. “ya Allah, tolong kabulkan doa hamba, hasil apa yang akan aku peroleh merupakan takdir. Dan aku siap untuk mengambil segala resiko karena ku yakin jalan yang kau berikan adalah yang terbaik dan akan lebih indah.” Aku pasrah..

Kami duduk melingkar di pendopo. Hasil ujian diberikan kepada kami dan beberapa lembar surat perjanjian. Aku baca perlahan-lahan sambil terus berharap. Disitu tertulis jelas “SURAT PERJANJIAN BEASISWA”. Alhamdulillah takdirku masuk ke sbbs. Semua temen2ku keterima. Kami senang sekali. Lalu kami menandatangani surat perjanjian beasiswa tersebut.

Aku sangat bersyukur.. jalan hidupku dimulai dari sini.. mimpi2ku mencapai sebuah titik terang dan aku yakin suatu saat nanti aku akan mencapai kesuksesan. Disinilah aku memulai perjalanan sekolahku. Di sbbs. Di sragen. Dan aku bangga akan semua itu.

Yah begitulah sedikit cerita perjuanganku masuk sbbs, walaupun sangat bejo. Aku sangat bersyukur bisa masuk di sbbs. Dan mimpi2ku dimulai saat itu... hehe..

***

0 comments:

Post a Comment

Note: Only a member of this blog may post a comment.

 
Heru Prasetiyo ◄Design by Pocket, BlogBulk Blogger Templates | Distributed by Blogger Styles | Credit Card Offers